MISA SYUKUR PEMBUKAAN TAHUN AJARAN BARU 2026/2027 YAYASAN ANDREAS SOL AMBON
Pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 07.30–08.45 WIT, keluarga besar Yayasan Andreas Sol menyelenggarakan Misa Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027 di Gereja Paroki St. Yakobus Ahuru, Ambon. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur yayasan yang terdiri atas satuan pendidikan SD Yakobus Ahuru, SMP Santo Andreas Ambon, dan SMK Santo Andreas Ambon. Turut hadir Ketua Yayasan Andreas Sol, Pastor Karoldus Jamrevav, MSC, Sekretaris Yayasan Andreas Sol, Pastor Yos Haris Ruban, MSC, para kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan.
Misa pembukaan tahun ajaran baru diselenggarakan sebagai ungkapan syukur sekaligus penyerahan seluruh karya pendidikan Yayasan Andreas Sol kepada penyelenggaraan Tuhan. Perayaan ini menjadi tanda bahwa seluruh proses pendidikan, pelayanan, dan pengabdian di lingkungan yayasan hanya dapat terlaksana secara optimal apabila senantiasa memperoleh penyertaan, rahmat, dan berkat Tuhan. Selain itu, misa ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat pelayanan, mempererat persaudaraan, serta memperkuat komitmen seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas selama satu tahun ajaran yang baru.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Karoldus Jamrevav, MSC sebagai selebran utama dengan didampingi Pastor Yos Haris Ruban, MSC sebagai konselebran. Pelayanan liturgi dipercayakan kepada Ibu Katarina Tutratan, alumni STPAK Ambon yang bertugas sebagai guru di SMP Santo Andreas Ambon, sebagai lektor. Lagu-lagu liturgi dipimpin oleh Ibu Ros Angwarmase selaku dirigen bersama koor dari anak-anak Asrama Chevalier Ambon, sedangkan pelayanan altar dilaksanakan oleh para misdinar dari Asrama Chevalier.
Dalam homilinya, Pastor Karoldus Jamrevav, MSC mengangkat perikop Injil tentang Yesus yang meredakan angin ribut di danau. Beliau mengajak seluruh warga Yayasan Andreas Sol untuk memaknai yayasan sebagai sebuah perahu yang dalam perjalanannya tidak pernah lepas dari badai dan gelombang kehidupan. Berbagai tantangan seperti menurunnya semangat mengajar, rasa puas diri, kurangnya motivasi dalam pelayanan, maupun persoalan yang dihadapi peserta didik merupakan bagian dari dinamika yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, beliau menegaskan bahwa seluruh warga yayasan hendaknya tidak pernah melupakan kehadiran Kristus di dalam "perahu" kehidupan mereka. Dengan senantiasa mengandalkan Tuhan melalui doa, iman, dan kerja sama yang baik, setiap tantangan diyakini dapat dihadapi dengan penuh pengharapan.
Perayaan Misa Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027 berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh sukacita. Melalui perayaan ini, seluruh keluarga besar Yayasan Andreas Sol memperoleh penyegaran rohani, semangat baru dalam karya pelayanan pendidikan, serta komitmen untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, beriman, dan berorientasi pada pembentukan peserta didik yang berkarakter sesuai nilai-nilai Kristiani.

Comments
Post a Comment